Analisa Usaha Dorayaki

Wednesday, September 3rd, 2014 - Analisa Usaha Makanan
Advertisement

Makanan dorayaki kini semakin digemari di Indonesia. Yuk kita lihat bagaimana analisa usaha ini !

Dorayaki adalah kue yang berasal dari Jepang. Dorayaki termasuk golongan kue tradisional Jepang (wagashi). Bentuknya bundar sedikit tembem, terdiri atas dua lembar kue yang direkatkan dengan selai kacang merah. Dorayaki memiliki tekstur yang lembut karena adonannya mengandung madu.

dorayakienak

Di Indonesia, makanan ini mulai dikenal bersama dengan kepopuleran animasi Doraemon. Tokoh robot Doraemon mempunyai kegemaran makan kue dorayaki. Dorayaki yang dijual di Indonesia rasanya sudah disesuaikan dengan selera lokal. Jadi, selain dorayaki isi selai kacang merah, terdapat juga dorayaki berisi selai cokelat, kacang hijau, dan keju. Di beberapa daerah, dorayaki juga dikenal dengan sebutan Obanyaki.

Asumsi

  1. Masa pakai gerobak/etalase 4 tahun
  2. Masa pakai wajan antilengket/cetakan dorayaki 4 tahun
  3. Masa pakai kompor dan tabung gasnya 3 tahun
  4. Masa pakai toples tempat selai 3 tahun
  5. Masa pakai peralatan lain 3 tahun

Investasi

 

Investasi Nilai (Rp)
Gerobak/etalase
Kompor dan tabung gas
Wajan antilengket
Toples
Peralatan lain
1.500.000
200.000
100.000
50.000
100.000
Total Investasi 1.950.000

Biaya Operasional per Bulan

Biaya Nilai (Rp)
Biaya tetap:
Penyusutan gerobak/etalase 1/48 x Rp 1.500.000
Penyusutan kompor dan tabung gas 1/36 x Rp 200.000
Penyusutan wajan antilengket/cetakan 1/48 x Rp 100.000
Penyusutan toples 1/36 x Rp 50.000
Penyusutan peralatan lain 1/36 x Rp 100.000
Gaji karyawan
31.250
5.555
2.083
1.388
2.777
500.000
Total Biaya Tetap 543.053
Biaya variabel:
Tepung terigu  (2 x Rp 13.000/kg x 30 hari)
Telur (10 x Rp 1.000/butir x 30 hari)
Gula pasir (1 x Rp 8.000/kg x 30 hari)
Bahan selai (Rp 30.000/hari x 30 hari)
Sewa tempat
Retribusi
780.000
300.000
240.000
900.000
300.000
50.000
Total Biaya Variabel 2.570.000
Total Biaya Operasional 3.113.053



Pemasukan per Bulan

Penjualan dorayaki:
60 buah x Rp 3.000 x 30 hari = Rp 5.400.000

Keuntungan per Bulan
Laba    = total pemasukan – total biaya operasional
= Rp 5.400.000 – Rp 3.113.053
= Rp 2.286.947

Lama Balik Modal
Lama balik modal    = total investasi/keuntungan
= Rp 1.950.000/Rp 2.286.947
= 0,85 bulan – 26 hari

Untuk memopulerkan dorayaki ke lebih banyak orang, Anda bisa menyebarkan brosur berisi penawaran khusus, berupa pembelian satu dorayaki gratis bagi mereka yang membeli dua atau tiga dorayaki aneka rasa. Penawaran seperti ini dapat menarik minat banyak orang untuk membeli dorayaki Anda, walaupun sebelumnya mereka mungkin belum pernah makan dorayaki.

Itulah tadi analisa dari usaha dorayaki. Bagi Anda yang ingin membuka usaha ini tak ada salahnya Anda perhatikan analisa usahanya.

Sumber : peluang-usaha-kuliner.blogspot.com

Advertisement
Analisa Usaha Dorayaki | khusnul | 4.5