Dari Hobi Beralih Profesi, Albert Meraih Sukses Dari Sushi

Tuesday, September 9th, 2014 - Kisah Sukses Pengusaha
Advertisement

Dari hobi makan susi kini Albert Rahardjo miliki  resto jepang dengan nama Suchi peco-peco yang makin terkenal dan sukses.

Albert Rahardjo pria yang suka berpetualang kuliner ini menyukai kuliner khas jepang yakni sushi. Sushi merupakan makanan khas jepang yang dibuat dari nasi yang dikepal bersama hidangan makanan laut, daging, sayuran mentah maupun yang sudah matang

Makanan sushi memang sangat popular di Indonesia. Banyak restoran jepang yang bermunculan di Indonesia yang menyajikan menu andalannya yakni sushi. Cara memakan sushipun sangat mudah sushi dimakan dengan tambahan kuah cuka masam.

sushi

Pecinta kuliner jepang ini memang sebagian besar berasal dari kalangan menengah ke atas, mengingat harga makanan ini cukup mahal dan hanya dijual di restoran tertentu saja. Hal ini justru membuat albert termotivasi untuk menciptakan usaha sushi dan penikmatnya tak hanya kalangan atas saja, justru kalangan bawah ia bidik.

Potensi usaha sushipun sangat bagus di tanah air. Albertpun tak mau hanya bermimpi saja, ia ingin segera mewujudkan usahnya. Langkah awalnya ia capai di tahun 2009, Albert mengusung nama sushinya dengan nama suchi peco-peco. Harga yang ditawarkan Albert cukup murah jika dibanding di restoran jepang pada umumnya. Meski harga murah namun kualitas rasa tentunya tak kalah dengan yang lain. Hal ini dilakukan albert karena memang tujuan awalnya agar kalangan bawah juga bias menikmati sushi buatannya.

Dalam penjualan pertamanya ia menjajakan di PTC ternyata mampu menyedot minat pelanggan. Karena memang harga yang ditawarkan berkisar Rp15 ribu hingga 25 ribu.

Bagaimana albert mendapatkan modal pertama dalam bisnisnya?

Modal pertama ia dapat dari orang tua, wajar saja saat itu albert masih berstatus mahasiswa. Dengan bermodal 50 juta, Albertpun memulai usahanya secara kecil-kecilan di Pakuwon Trade Center (PTC) Surabaya.Saat itupun albert terbilang masih sangat muda karena baru menginjak mahasiswa semester awal, “ ujar Albert.

Dalam mengawali usahanya memang dirasa sulit bagi albert, perjuangannyapun sangat keras. Dia berjuang mati-matian. Dia juga dibingungkan dengan persoalan membagi waktu antara kerja dan kuliahnya. Maklum saja kuliahnya baru menginjak semester pertama yang mengharuskan dia harus aktif di jam mata kuliah tertentu.

Bagaimana cara albert menyiasati waktu agar dia masih aktif kuliah dan bisa menjalankan bisnisnya ? Namun bukan albert namanya jika ia tak bisa mengatasi masalah yang seperti ini. Pria alumi SMA St. Louis I Surabaya ini mengaku manajeman waktu sangat penting. Dia membagi waktunya dengan mengurangi jam tidurnya. Jam tidurnya ia kurangi menjadi 4 jam lebih singkat. Saat pagi ia gunakan untuk merintis bisnisnya kemudian sore hari untuk kuliah.

Sukses muda di usia 30 tahun adalah impian albert. Dengan mimpi itulah yang membuat nya semakin bertekad dan berupaya keras untuk mewujudkan mimpinya. Menjadi sukses adalah motivasi albert yang menjadi obat penyemangat dalam hidupnya.

Dia mendapat motivator bisnis bukan dari orang yang telah sukses di bidangnya. Dia malah terinspirasi darui ayahnya sendiri yang memang jug bergelut di bidang bisnis. Orang tuanya belajar bisnis dengan membaca berbagai buku manajemen yang membahas teori bisnis. Dari buku-bukunya itulah Albert mencoba menerapkan bisnisnya.

Dari usaha yang dia kerjakan Albert mampu meraup laba hingga Rp 10 juta perbulannya. Dari situlah usahanya mulai berkembang hingga banyak cabang bisa ia dirikan. Cabang yang ia dirikan berlokasi di Ciputra World, Grand City, Lenmark outlet, Jemur Sari Plaza, Pasar Atom

Kini usaha yang dirintis albert memang membuahkan hasil, 30 karyawan telah ia miliki ditambah lagi dengan 6 cabang. Albertpun menjadi seorang pebisnis.

Namun bagaimana rahasia sukses besarnya ? Albert pun tak lupa untuk berbagi tipsnya. Dia selalu mengkedepankan prinsipnya agar selalu berbuat jujur dalam bekerja. “Dengan kejujuran menjadi modal utama untuk bekerja dengan benar,” ujarnya.

Sebelum kerjanya membuahkan hasil tak lantas albertpun pernah diterpa kegagalan. Dari bisnis busana dan sambel pecel pernah juga ia geluti. Bisnis ini memang hasilnya tak semujur usaha kulinernya. Kegagalan bisnis ini ia jadikan pelajaran dan juga penyemangat agar albert menjadi lebih mudah menggapai kesuksesan.

Kinipun perjuangan albert yang ingin sukses pada usia muda telah ia sabet. Kunci utama kesuksesannya ia selalu jujur, pantang menyerah dan menjadikan suatu masalah sebuah pelajaran berharga. Semoga kisah sukses ini dapat memberikan inspirasi untuk kita semua.

 

Advertisement
Dari Hobi Beralih Profesi, Albert Meraih Sukses Dari Sushi | khusnul | 4.5