Kebangkrutan Bukan Penghalang Kesuksesan

Monday, September 8th, 2014 - Kisah Sukses Pengusaha
Advertisement

Kebangkrutan tak lantas membuat pepew patah semangat. Dengan tekad yang kuat membuat Amleera Yoghurt miliknya mencapai kesuksesan.

Gagal bukanlah suatu masalah atau halangan. Dari kegagalanlah yang mengubah menjadi kesuksesan. Begitupun dalam suatu usaha kegagalan atau kebangkrutan bukan suatu masalah yang perlu anda pusingkan. Dari kegagalan anda bisa belajar dan mencari solusi agar gagal itu bisa diubah menjadi sukses.

Banyak orang sukses yang awalnya sempat dirundung banyak kegagalan. Dari sini mereka terus menjadikan proses kegagalan suatu pembelajaran agar saat bangkrut bisa dengan mudah diatasinya. Tak sedikit dari merekapun akhirnya bisa sukses dan makin berkibar.

avatars-000059522901-6hrj0d-t200x200-febrianti-almeera

Salah satu pengusaha itu yakni Febrianti. Wanita yang memiliki usaha yoghurt ini mengaku jika ia juga pernah mengalami kegagalan. Pembuat brand Amleera Yoghurt ini mengalami kegagalan saat mengawali usahanya. Namun itu bukan maslah baginya, dengan jerih payah kinipun ia sukses membangun usahanya.

Usahanya didirikan sejak bulan maret di tahun 2010. Wanita yang akrab disapa pepew ini mengaku jika modal utamanya saat itu adalah nekat. Saat muda dengan usia 19 tahun pepew memulai usahanya dengan berbekal uang Rp 24 juta rupiah. Mahasiswa ini berujar jika uang yang diperoleh bukan uang sendiri melainkan uang pinjaman dari kaprodinya.

Saat meminjam pepew mengaku jika dirinya tidak memiliki rasa malu sedikitpun saat meminta pinjaman, yang dipikirannya hanya bingung untuk cari modal itu saja.

Pepew saat itu juga tak ketinggalan mengikuti latihan kewirausahaan yang dimotivatori oleh Rendy Saputra. Dari situlah keberanian atau kenekatan pepew mulai muncul. Berkat pelatihan itu iapun makin tertantang untuk membuat usaha.

Dari motivator Rendy, pepew ingat betul dengan kata-kata yang ini “ Untuk belajar renang tak butuh membaca buku maupun Internet. Harus terjun langsung ke kolam.” Berbekal kata itu pepew langsung terjun ke usahanya yakni dengan membuka usaha yoghurt yang berlokasi di daerah Bandung.

Dengan idenya yang cemerlang membut pepew sempat dianugerahkan gelar ikon Young Womanpreneur dari kampusnya sendiri, Universitas Pendidikan Bandung (UPI). Hal ini yang memacu pepew makin mantap pada bisnisnya.

Namun hal ini tak beralngsung lama, setelah lebih dua bulan pepew sempat menuai kegagalan dalam bisnisnya. Banyak tagihan yang harus ia bayar dan pemasukan tak ada sama sekali.

Kinipun sisanya hanya membekaskan uang 1 juta saja, rasanya uang segitupun juga tak mampu menutup hutang-hutangnya. Dengan berat hati tokonya terpaksa harus tak beroperasi lagi.

Pepew juga sempat frustasi saat itu. Dia memutuskan untuk menemui Rendy sebagai motivator dalam bisnisnya. Dari situ dia mendapat kata- kata yang baru lagi. “Terjunlah kamu tanpa berbekal parasut “,ungkap Rendy.

Dari sini pepew mulai berbenah diri dan memulai untuk membayar hutang yang harus dibayarnya. Dengan sisa modal tadi gerai yoghurt mulai dia buka kembali. Lokasi jualannya hanya tersedia meja kecil saja.

Berbekal usaha kecil ini pepew mulai menjalaninya dengan usaha keras. Tak lantas usahanya membuahkan hasil. Dari usahanya yang hanya dipinggiran jalan kinipun hutang- utangnya sudah terlunasi.

Semakin lama usahanya makin berkembang kinipun gerainya makin bertambah. Ada di kota Bandung juga ada di Cirebon.

Memang kesuksesan pepew tak semudah apa yang dikira, kerja keras dan perjuaangannya telah membawanya menjadi orang yang sukses. Kinipun pepew sukses dengan usaha kedai yoghurt dengan mengusung nama Almeera. Nama Almeera sendiri menjadi saksi kehidupannya yang memiliki makna cewek yang tangguh.

Nah itu tadi kisah pepew yang menjadi sukses berkat kebangkrutan. Untuk anda yang menemui kegagalan, jangan patah semangat terus berjuang untuk mencapai kesuksesan. Semoga kisah pepew ini dapat menginspirasi Anda semua saat dirundung kegagalan.

Advertisement
Kebangkrutan Bukan Penghalang Kesuksesan | khusnul | 4.5