KFC, Memulai Bisnis Dari Usia Tua

Thursday, September 4th, 2014 - Kisah Sukses Pengusaha
Advertisement

KFC, mungkin nama brand makanan dari ayam goreng yang satu ini sudah tak asing lagi di telinga Anda. Tak disangka pendiri kuliner ini adalah lelaki tua berumur 62 tahun.

Siapa bilang memulai bisnis haruslah saat umur masih muda? Harland David Sanders bisa! Ia membesarkan bisnisnya pada umur 62 tahun, atau 2 tahun setelah rata-rata orang Indonesia pensiun sebagai pegawai kantoran. Namun, jauh sebelum kesuksesannya itu, orang ini telah jatuh bangun sepanjang perjalanan hidupnya, mulai dari kecil hingga remaja, memulai karier menjadi pegawai dan berpindah-pindah, membuka usaha, sukses, lalu bangkrut, sampai kemudian ia menemukan visi besarnya tentang bisnis kuliner.
kfc
Mendengar nama lengkapnya, boleh jadi tak banyak orang tahu, bisnis apa yang digeluti orang ini. Namun jika menyebutkan nama usahnya, semua orang pasti akan bilang, “Ooooo, ayam goreng kakek!”. Ya, Harland David Sanders adalah pendiri dari jaringan resto ayam global Kentucky Fried Chicken (KFC).

Setelah membuka resto franchise pertamanya di Utah, pada tahun 1952, dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun jaringan restonya sudah merangsek ke pasar Amerika Serikat. Inggris, Meksiko, dan Jamaika, adalah negara-negara pertama di mana KFC berekspansi ke luar AS di tahun 1960-1970-an. Kini, KFC tersebar di lebih dari 118 negara dan menjadi salah satu jaringan resto global terbesar di dunia dengan outlet lebih dari 37 ribu.

Jatuh Bangun
Lahir pada tahun 1890, Sanders muda pernah menjalani pelbagai profesi, mulai dari pegawai pemadam kebakaran di umur 16 tahun, pegawai kasar di jawatan kereta api, konsultan hukum, sales asuransi, sampai dengan tukang isi bensin di SPBU. Namun kebanyakan profesi yang dijalaninya tidak menuai sukses. Di konsultan hukum, ia dikeluarkan gara-gara berkelahi dengan koleganya. Sebagai sales asuransi jiwa Prudential, ia juga dipecat gara-gara membangkang kepada atasannya.

Pada tahun 1920, Sanders sempat berkongsi dengan partnernya membuat perusahaan persewaan kapal bot dan lumayan sukses. Namun ia tak berlama-lama menekuni bisnis ini. Saham yang dimilikinya dijual, kemudian digunakannya untuk mendirikan perusahaan pembuat lampu berbahan asetilene atau lebih kita kenal sebagai lampu karbit. Namun usaha ini praktis gagal total.

Pada tahun 1924, ia pindah bekerja di kota Kentucky, dan merintis pekerjaan barunya sebagai salesman perusahaan ban Michelin. Namun sebentar kemudian Michelin menutup tokonya di kota itu.

Menjelang usianya masuk paruh baya, yakni tahun 1930, AS dan dunia dilanda depresi besar. Beruntung ia bertemu dengan manajer umum sebuah perusahaan minyak, yang menawarinya usaha stasiun pompa bensin. Namun usaha ini kemudian juga tutup karena dihantam resesi dan depresi ekonomi berkepanjangan (Great Depression).

Lalu datanglah tawaran dari perusahaan minyak bumi lain, Shell. Ia diminta untuk membuka stasiun pompa BBM dengan sistem komisi. Sanders menerima tawaran ini, namun usaha pompa bensin  ini sebenarnya hanyalah batu loncatan. Pada saat inilah sebenarnya ia mulai merintis usaha ayam goreng kakilima pertamanya. Resep ayam goreng yang dijualnya menjadi alternatif dari makanan cepat semacam hamburger atau hotdog, dan caranya melayani konsumen berbeda dari warung ayam goreng pada umumnya.

Popularitas ayam goreng ini pun mulai menanjak, dan dalam waktu singkat telah menjadi salah satu ikon menu di kota Kentucky. Pada tahun 1935, Gubernur Kentucky memberikan gelar kehormatan “Kolonel” kepada Sanders atas jasa-jasanya mengembangkan citarasa kuliner negara bagian tersebut melalui ayam goreng ini.

Yakin bahwa usaha warung ayam goreng ini mendapatkan sambutan hangat, Kolonel Sanders mulai mengembangkan dan membesarkan usaha ayam gorengnya. Pada tahun 1952, franchise restoran ayam goreng pertama kali dibuka di negara bagian Utah. Dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun, Sanders telah memiliki kurang lebih 600 franchise ayam goreng di seluruh AS dan Kanada. Dari situ kemudian KFC mendunia.

Selama periode globalisasi KFC ke seluruh dunia, Sanders telah melakukan perjalanan lebih dari 250 ribu mil untuk mengunjungi gerai-gerai baru KFC. Penyakit leukimia yang menyerangnyalah yang menghentikan hasratnya terus berkeliling dunia, karena pada tahun 1980, tepat pada umur 90 tahun, Sanders meninggal dunia.

KFC yang dilahirkan dan dibesarkan Sanders sendiri berpindah-pindah tangan dari satu investor ke investor yang lain. Pada tahun 1964, Sanders menjual sahamnya ke sebuah kelompok investor. Pada tahun 1969, sahamnya diperdagangkan di Bursa Saham New York dan menjadi perusahaan terbuka, sebelum perusahaan minuman Pepsi Co, mengakuisisinya pada tahun 1986. Pada tahun 1997, Pepsi melakukan spin-off bisnis, dan memisahkan bisnis makanan cepat saji ini sebagai perusahaan independen.

Usaha kuliner tentu akan menjadi besar jika dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Untuk itu jangan pantang menyerah. Tidak ada kata terlambat untuk memulai bisnis. Orang tua saja bisa sukses kenapa yang muda tidak !

Sumber : www.idebisnis.biz

Advertisement
KFC, Memulai Bisnis Dari Usia Tua | khusnul | 4.5