Keuntungan Manis Dari Bisnis Apem Khas Banjarmasin

Saturday, September 13th, 2014 - Bisnis Makanan
Advertisement

Kue apem khas Banjarmasin ini menjadi salah satu peluang usaha yang menarik untuk diperuntukan usahanya. Meski kue ini terlihat tak menarik namun omsetnya menggiurkan.

Kue apem memang sudah akrab dengan warga Indonesia. Kue melegenda ini banyak digunakan pada setiap acara- acara penting di jawa. Rasanya wajib jika pada acara selamatan untuk orang meninggal menyajikan makanan yang satu ini.

Kue yang melegenda ini juga banyak beredar di berbagai daerah di Indonesia. Varian kuenyapun juga berbeda- beda. Salah satu yang terkenal karena cita rasa yang dimilikinya adalah kue apem khas Banjarmasin di provinsi Kalimantan Selatan.

Apem asal Banjarmasin ini memiliki rasa yang khas dan banyak disukai konsumen. Hal ini membuat banyak pelaku bisnis yang sengaja terjun ke usaha apem khas Banjarmasin ini. Salah satunya yakni Agus Riyadi. Pria ini menamai produk apemnya dengan nama Apam ambon. Ia juga mengatakan “ Bisnis apem ini turun temurun dari keluarga kami,” ujarnya.

Dalam mengembangkan bisnisnya sejak tahun lalu ia juga tak lupa menggait paket kemitraan untuk yang menginginkan bergabung dengan bisnisnya. Kini pun 9 gerai telah disabetnya dan tersebar ke berbagai daerah. “Untuk Banjarmasin sendiri telah ada delapan gerai milik mitra, “ ungkap Agus.

Paket yang ditawarkan dalam kemitraan ada dua paket. Diantaranya ada jenis paket dengan harga Rp 1,5 juta dan paket senilai Rp 5 juta rupiah. Untuk jenis paket Rp 1,5 juta, yang memang lebih murah namun mitra akan memperoleh bahan bakua apem, alat pemanggang dan juga spanduk. Tempat berjualan juga harus mitra sediakan sendiri dalam paket ini.

Namun berbeda untuk paket dengan harga yang lebih mahal yakni Rp 5 juta. Mitra akan mendapatkan fasilitas berbeda yakni sebuah gerobak lengkap dengan tulisan merek Apam Ambon.

Dalam penjualannya mitra hanya disediakan satu variasi rasa yakni kue apam rasa original. Untuk harganya sendiri dipatok dengan harga Rp 1.000 per buah. “ Jika mitra menginginkan variasi rasa yang beda seperti rasa cokelat, keju dan pandan, nanti akan saya kasih tau bagaimana caranya,” jelasnya.

Agus juga mengatakan dalam sehari mitra dapat menghabiskan 250 kue apam. Tingkat pemasarannyapun sangat terbuk, banyak permintaan konsumen yang tinggi. Selain dipakai untuk konsumsi sendiri, kue ape mini banyak digunakan untuk acara hajatan, rapat, bersih desa, arisan dan lain –lain. ”Makannya banyak pesanan yang dibuat,” ujarnya.

Dengan perkiran penjualan yang sebesar itu, mitra akan meraup omzet senilai Rp 250.000 per hari. Dengan keuntungan yang diperoleh 30%, mitra akan balik modal dalam kurun waktu dua bulan saja.

Untuk menargetkan agar usaha mitra tercapai Agus juga tak lupa membagi saran. Ia mengatakan agar mitra memilih lokasi penjualan yang strategis kalau bisa. Hal ini bertujuan agar pelanggan banyak yang berdatangan. Agus juga menyarankan agar luas tempat jualan minimal 2 meter persegi.

Bahan baku dari pusat juga wajib dibeli mitra langsut dari pusat. Mengenai harga bahan baku Agus mematok dengan harga Rp 41.000 per kilogram (kg). Untuk 1 kgnya bisa dipakai untuk membuat kue apem sebanyak 50 kue sampai 60 kue apam. Agus juga mengklaim adonan kuenya awet dan tahan lama jika disimpan dalam lemari pendingin/ freezer.

Berminat untuk terjun ke usaha yang satu ini. Kue tradisional ini banyak dicari masyarakat untuk acara tertentu. Mungkin anda akan kewalahan menghadapi banyaknya permintaan kue apem ini.

Advertisement
Keuntungan Manis Dari Bisnis Apem Khas Banjarmasin | khusnul | 4.5