Analisa Usaha Bubur Ayam

Monday, September 1st, 2014 - Analisa Usaha Makanan
Advertisement

Meski bubur ayam terlihat seperti kuliner yang tak menarik untuk dicicipi. Namun anda jangan salah, bubur ayam kini berpotensi menghasilkan prospek yang bagus.

Bubur ayam adalah salah satu makanan favorit untuk mengisi perut dipagi hari. Bukan tanpa alasan karena memang bubur ayam sangat lezat dan mudah untuk didapatkan.

bubur ayam

Pagi-pagi sekali kita bisa menjumpai banyak sekali penjual bubur ayam dan inilah yang membuat orang-orang lebih memilih bubur ayam karena memang bubur ayam bisa dijadikan pilihan utama untuk menikmati sarapan dipagi hari.

Jika anda berminat untuk membuka sebuah bisnis berskala mikro, maka anda bisa menjadikan bubur ayam sebagai bisnis anda. Bisnis ini memang skalanya kecil, tetapi jika ditekuni bisa menjadi bisnis yang sangat menguntungkan. Jadi jangan meremehkan bisnis usaha bubur ayam karena sebenarnya bisa menjadi sumber penghasilan sampingan yang berprospek baik.

Jangan takut akan resiko karena jika anda takut terlebih dahulu maka ini akan berpengaruh pada bisnis anda nantinya. Anda bisa memulai usaha bubur ayam anda jika anda memang ingin menekuni bisnis ini. Nah, langkah pertama adalah mengenal pasar anda.

Anda perlu mencari tempat yang pas untuk berjualan bubur ayam. Lingkungan yang mendukung pasti bisa menjadi pilihan menarik untuk berbisnis. Tempat-tempat seperti dekat dengan sekolah, kampus, dan pertokoan bisa menjadi pilihan utama karena memang disana anda bisa mendapatkan hasil yang baik.

Anak-anak sekolah dan bekerja pastilah seorang yang konsumtif dan inilah saat yang tepat dimana anda berjualan bubur ayam. Kedua anda harus mempunyai strategi marketing yang baik. Meskipun anda berjualan dengan gerobak, pastikan gerobak anda berpenampilan menarik dan mencuri perhatian.

Jika anda menggunakan jasa karyawan, maka ajarkan mereka untuk berpakaian rapi atau anda bisa memberikannya seragam dengan warna yang menarik. Kualitas bubur juga menjadi hal utama yang harus anda perhatikan. Ini akan berdampak pada kelangsungan bisnis usaha bubur ayam anda.

Kelebihan Usaha Bubur Ayam

Usaha bubur ayam ini bisa dijalanlan dimana saja karena merupakan makanan yang banyak disukai oleh orang Indonesia. Selain itu juga penyajiannya praktis dan cepat, tergantung bagaimana Anda bisa memberikan kualitas rasa dan harga yang bersaing.

Kekurangan Usaha Bubur Ayam

Saat ini banyak sekali usaha kemitraan bubur ayam yang membuat usahanya sampai ke pelosok-pelosok. Bahkan di beberapa kota besar dan juga mall, usaha bubur ayam ini malah didirikan di restoran-restoran keren. Sehingga persaingan ini harus membuat kita lebih kreatif dalam mengemas usaha bubur ayam kita menjadi usaha bubur ayam yang disukai orang banyak

Pemasaran

Tentunya anda harus memiliki nama yang unik, kemudian ada sesuatu yang menjadi nilai USP usaha bubur ayam Anda sehingga usaha bubur ayam Anda bisa dengan mudah diingat pelanggan. Yang terpenting menurut saya adalah memiliki kualitas rasa yang enak karena dengan demikian akan menciptakan pemasaran dari mulut ke mulut dari pelanggan, dan ini merupakan promosi yang efektif.

Modal Awal Usaha Bubur Ayam Untuk Perlengkapan Usaha Bubur Ayam sekitar :

Gerobak/etalaseMeja dan Kursi

Tenda (terpal)

Kompor dan tabung gasnya

Panci besar

Mangkuk, piring plastik tempat kerupuk, gelas, sendok

Serbet dan ember untuk air cuci piring

1.000.000500.000

250.000

135.000

200.000

75.000

50.000

Total Perlengkapan 2.210.000

Bahan Baku Usaha  Bubur Ayam

Biaya Nilai (Rp)
Beras (5 Kg x @ Rp 7.300 x 30 hari)Ayam 1,3 kg x ( @ 60.000 x 30 hari)

Bumbu dan bahan pelengkap (Rp 50.000/hari x 30 hari)

Gas ukuran 3 kg (Rp 15.000/tabung x 30 hari)

Kotak styrofoam (20 buah x Rp 500/buah x 30 hari)

              1.095.0001.800.000

1.500.000

450.000

300.000

Total biaya operasional                    5.145.000

Omset Penjualan Kotor Usaha Bubur Ayam:

50 porsi x Rp 6.000 x 30 hari = Rp 9.000.000

Pemasukan lain-lain :

– Penjualan sate ati :         30 tusuk x Rp 1.500 x 30 = Rp 1.350.000,-

– Penjualan Krupuk :        50 biji x 500 x 30 = Rp. 750.000,-

Total pemasukkan :  Rp 9.000.000 + Rp 1.350.000 + 750.000 = Rp 11.100.000,-

Keuntungan per Bulan

Laba       = Total Pemasukkan – Total Biaya Operasional

= Rp 11.100.000 – Rp 5.145.000

= Rp 5.955.000,-

Perhitungan analisa usaha bubur ayam diatas tidak selalu tepat karena berdasarkan harga yang selalu berubah dan juga tergantung dari kreatif kita dalam menambah item penjualan yang bervariatif. Namun paling tidak Anda bisa memiliki gambaran tentang prospek usaha bubur ayam ini apakah dijalankan dengan modal sendiri atau membeli usaha kemitraan bubur ayam yang ada di Indonesia

Setelah diperinci ternyata usaha bubur ayam ini memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan. Apakah anda tertarik untuk mencobanya..

Sumber : http://peluangusahakecil.co/usaha-bubur-ayam.html

Advertisement
Analisa Usaha Bubur Ayam | khusnul | 4.5